Desa Mokel, 20 Agustus 2025 – Pemerintah Desa (Pemdes) Mokel melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai langkah nyata dalam penanganan sekaligus pencegahan stunting di wilayah desa. Program ini digelar dengan melibatkan berbagai kelompok sasaran yang rentan terhadap stunting.
Berdasarkan data dari Kader Pemberdayaan Manusia (KPM) Desa Mokel, jumlah sasaran penerima PMT di Desa Mokel meliputi:
- 20 anak stunting
- 75 baduta (anak usia di bawah dua tahun), terdiri dari 19 anak usia 6–12 bulan dan 56 anak usia 12–24 bulan
- 19 ibu hamil
- 22 ibu menyusui
Kepala Desa Mokel, dalam sambutannya, menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam memperhatikan tumbuh kembang anak. Ia mengingatkan bahwa Desa Mokel saat ini menempati urutan kedua sebagai desa dengan angka stunting yang masih tinggi di wilayah Kecamatan Kota Komba Utara.
“Peran orang tua harus dimaksimalkan. Desa bersama kader kesehatan dan posyandu sudah berupaya menyediakan intervensi melalui PMT. Harapannya, kegiatan ini bisa membawa dampak positif sehingga jumlah anak stunting di Desa Mokel dapat menurun dari tahun ke tahun,” tegas Kepala Desa Mokel.
Lebih lanjut, Pemdes Mokel menyampaikan komitmennya untuk terus memaksimalkan layanan posyandu dan meningkatkan kualitas kader kesehatan desa. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat pencegahan stunting sejak dini melalui pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, serta dukungan kepada ibu hamil dan menyusui.
Kegiatan PMT ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Dengan sinergi bersama, Pemdes Mokel optimistis angka stunting di desa dapat ditekan secara bertahap.






